Neurok, 19 April 2026 – Tradisi pengajian di gampong yang dahulu menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Aceh kini mulai menunjukkan perubahan. Sejumlah warga mengungkapkan bahwa kegiatan pengajian yang dulunya ramai, kini tidak lagi seramai seperti tahun-tahun sebelumnya.
Pada masa lalu, meunasah menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus tempat berkumpulnya masyarakat. Anak-anak, remaja, hingga orang tua rutin menghadiri pengajian, terutama pada malam hari. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menjadi ciri khas yang sulit dilupakan.
Namun kini, pemandangan tersebut mulai jarang ditemui. Beberapa meunasah terlihat lebih sepi, terutama di kalangan generasi muda. Kehadiran teknologi dan perubahan gaya hidup disebut menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi kondisi ini.
“Dulu malam-malam anak muda ke meunasah, sekarang lebih banyak di rumah dengan ponsel,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.
Selain itu, kesibukan sehari-hari juga turut berperan. Aktivitas sekolah, pekerjaan, hingga penggunaan media sosial membuat waktu untuk menghadiri pengajian semakin terbatas. Akibatnya, interaksi sosial dan pembelajaran agama secara langsung mulai berkurang.
Meski demikian, tidak semua gampong mengalami hal yang sama. Beberapa wilayah masih mampu mempertahankan tradisi pengajian dengan berbagai inovasi, seperti penyesuaian waktu, metode penyampaian yang lebih menarik, hingga melibatkan generasi muda dalam kegiatan.
Para tokoh agama dan masyarakat menilai bahwa pengajian tidak hanya berfungsi sebagai sarana belajar agama, tetapi juga sebagai media memperkuat nilai kebersamaan dan identitas budaya Aceh.
Upaya untuk menghidupkan kembali pengajian pun mulai dilakukan. Di antaranya dengan mengajak kembali anak-anak dan remaja, serta menciptakan suasana pengajian yang lebih relevan dengan kondisi zaman saat ini.
Fenomena ini menjadi pengingat bahwa tradisi tidak akan bertahan dengan sendirinya. Diperlukan kesadaran bersama untuk menjaga dan menghidupkannya kembali, agar nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!